Belakangan ini berita dimedia cetak maupun elektronik lagi dihebohkan dengan kasus prostitusi online yang melibatkan salah satu artis indonesia, memang sih katanya bukan artisnya itu yang menjadi target, yang jadi incaran polisi adalah germonya. Ck ck ck pengen rasanya tarik napas dalam-dalam sudah sampai segitunya kah bisnis haram itu merajalela di negeri tercinta ini ? keingetan kasus yang sama ampir sebulan yang lalu, ya.. mungki masih pada inget dengan ceritanya almarhumah deudeuh dengan segudang kisah hidupnya yang terpapar jelas dimedia pemberitaan.
Merasa diri sama, sama-sama perempuan, saya jadi mikir. Kenapa ya mereka sampai terjerumus ke hal-hal seperti itu ? maaf saya sama sekali tidak menjudge mereka "jelek" karena saya tidak tahu pasti akan kehidupannya, saya juga takut salah. Saya hanya melihat dari sisi hati sisi perempuan.
Ekonomi ? apakah pantas menjadi alasan ? ataukah hanya ego ? gaya hidup ?
Realitanya semua perempuan pasti punya hasrat untuk disayang dimanja, diperhatikan, dicukupi, hanya saja yang menjadi pembeda, jalan mana yang akan ditempuh untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Saya juga tidak bisa menyamakan kehidupan glamour artis dengan kehidupan saya dikampung. Yang pasti yang namanya kebaikan dan keburukan pasti ada dimanapun, karena itu sudah menjadi rahasia hidup.
Seseorang pernah curhat sama saya, "bagaimana ya rasanya jadi orang kaya ? mau ini, mau itu, semaunya kebeli. Sedangkan penghasilan saya sekarang cuma segini, punya suami kerjaannya cuma kuli.". Saya hanya menanggapinya hanya dengan senyum. Abisnya apa yang mau saya jawab, saya sendiri sudah pusing mikirin ekonomi keluarga. Saya hanya bilang, "berusaha aja dan berdoa, ditambah dengan bersyukur." hal yang paling mudah diucapkan tapi mengimplementasikannya itu yang super susah, bagi saya. :)
Raga dibekali otak, hati, perasaan, dsb. Ketika otak dipanasi dengan gejolak keinginan dan memanas sehingga berpikir diluar nalar, syukurlah hati bisa mendinginkan, namun jika tidak ? apakah akan mengambil jalan pintas seperti kejadian diatas ? naudzubillah.
Semoga tuhan mengampuni segala dosa-dosa kami dan buat kami menjadi kaum "terhormat". Amiiinnn